Menu

Mode Gelap

hedline · 17 Jul 2023 05:43 WIB

Lakukan Pengabdian Masyarakat, Jurusan Kimia FMIPA USK Beri Dukungan Sertifikasi Halal untuk Home Industri


 Lakukan Pengabdian Masyarakat, Jurusan Kimia FMIPA USK Beri Dukungan Sertifikasi Halal untuk Home Industri.(Foto:Munazir) Perbesar

Lakukan Pengabdian Masyarakat, Jurusan Kimia FMIPA USK Beri Dukungan Sertifikasi Halal untuk Home Industri.(Foto:Munazir)

Donya.News | Aceh Besar – Jurusan Kimia Fakultas MIPA Universitas Syiah Kuala melakukan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat berjudul : Dukungan Sertifikasi Halal untuk Home Industry Pengolahan Frozen Food Berbasis Daging. Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu, 15 Juli 2023 di UMKM binaan Granada Food yang beralamat Komplek Damai Lestari Blok F No. 13 Desa Lamreung Kec. Darul Imarah, Aceh Besar.

Tim yang terlibat dalam pengabdi tersebut adalah Dr.Febriani, M.Si, Prof Dr.Teuku M. Iqbalsyah, M.Sc dan Prof Dr.Saiful, M.Si. kegiatan ini juga melibatkan Staf pengajar Jurusan Kimia dan mahasiswa Program Studi Sarjana Kimia dan mahasiswa Program Studi Magister Kimia.

Salah satu kegiatan pada program tersebut adalah Sosialisasi Standar Kehalalan Produk dan Keamanan Pangan kepada beberapa UMKM di Banda Aceh dan Aceh Besar. Tujuan dari sosialisasi ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan UMKM dalam mengolah produk frozen food yang sesuai standar halal produksi makanan beku. Kegiatan pengabdiannya didanai oleh Kegiatan pengabdian Masyarakat berbasis produk (PKMBP) LPPM USK.

Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber yaitu Muhibuddin, STP (Ketua Tim Sertifikasi BBPOM di Banda Aceh) dan  Mislina A,md (Pendamping PPH Halal Center Cendikia Muslim). Kegiatan ini dihadiri oleh 7 UMKM diantaranya : UMKM Granada Food, Dimsum Cek Pon Malaya sebagai UMKM binaan dan 5 UMKM yang diundang untuk mengikuti kegiatan ini diantaranya :  Sushi One, Debebek, KayyaFood, Siomay Sultan, Kuliner Yulia Ummu Habib.

Penjaminan kehalalan suatu produk merupakan upaya untuk melindungi konsumen yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal (UU JPH). UU JPH diterjemahkan lebih lanjut dalam Peraturan Pemerintah Nomor 39 Tahun 2021 tentang penyelenggaran jaminan produk halal. PP ini menyebutkan sertifikasi halal merupakan jaminan suatu produk makanan tidak mengandung bahan-bahan yang dilarang dalam ajaran Islam. Frozen food adalah makanan olahan yang umumnya berbahan dasar daging sapi, ayam dan seafood. Produk dibekukan setelah pengolahan dan pengemasan. serta dipertahankan tetap beku selama distribusi dan penyimpanannya. Produk olahan ini termasuk produk pangan beresiko tinggi karena faktor bahan baku dan suhu. Bahan baku daging, khususnya sapi dan ayam harus diperoleh dari proses penyembelihan yang halal. Pengolahan dan pengemasannya juga harus dilakukan secara halal. Selain itu, proses penyimpanan, pendistribusian dan penyajian harus dipastikan tetap menjaga kehalalan produk. Untuk itu, sertifikasi kehalalan harus diperoleh dari pihak berwenang untuk memastikan produksi frozen food, dari penyediaan bahan baku sampai penyajian, memenuhi ketentuan.

Dengan penduduk hampir 100% muslim, Provinsi Aceh harus dapat menjadi barometer pengolahan produk halal, khususnya makanan. Namun, sebagian besar produk frozen food produksi rumahan yang beredar di Aceh belum diproses sesuai standar produksi secara halal dan belum memiliki sertifikat halal. Hal ini kemungkinan disebabkan oleh (i) kurangnya pengetahuan dan keterampilan tentang pengolahan produk secara halal sesuai kriteria (ii) tidak memiliki pengetahuan tentang proses sertifikasi halal, dan (iii) kurangnya akses pemodalan untuk pemenuhan standar kehalalan proses. Keadaan ini menyebabkan kecilnya ruang lingkup pemasaran produk frozen food yang dihasilkan.

Tim pengabdi Jurusan Kimia FMIPA USK memiliki harapan dari kegiatan pengabdian yang dilakukan ini diantaranya : (1) bertambahnya pengetahuan dan keterampilan 2 UMKM binaan dan 5 UMKM yang diundang dalam mengolah produk frozen food rumahan yang sesuai standar mutu produksi makanan beku, (2). Dihasilkannya produk frozen food yang bersih, berkualitas, menyehatkan dan berlabel halal dengan kemasan yang menarik, (3)Tersedianya peralatan yang mendukung untuk pengolahan dan pengemasan produk frozen food, (4). Meningkatnya penjualan produk dengan adanya sertifikat halal. Sehingga UMKM tersebut dapat menjadi model di masyarakat dalam pengolahan produk Frozen Food yang sertifikasi halal. (*)

 

 

Artikel ini telah dibaca 57 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Prof. Mustanir buka acara Penguatan Komite Sekolah Ke-3 Tahun 2024

9 Juni 2024 - 11:19 WIB

Griya Fahmi VC Siap Hadapi 12 TM VC Samadua di Ajang Final Volly Ball Barsela Cup

31 Mei 2024 - 10:35 WIB

AWPF Dorong Pemkab Bener Meriah Lahirkan PERBUP Terkait Perlindungan Perempuan dan Anak

29 Mei 2024 - 15:28 WIB

MTsN 1 Banda Aceh Terima Kunjungan SMISTA Kula Lumpur

29 Mei 2024 - 04:26 WIB

Ketua DPD Partai Golkar Aceh H.T.M.NURLIF mendaftar ke Partai Gerindra Aceh sebagai Bacagub Aceh

27 Mei 2024 - 06:33 WIB

Usai Perpanjangan SK, Ketua KoBar-GB Abdya Langsung Sumbangi Rumah Guru Korban Kebakaran

24 Mei 2024 - 18:15 WIB

Trending di hedline