Menu

Mode Gelap

hedline · 22 Mar 2023 02:26 WIB

BEM Nusantara Gelar FGD Terkait Pro Kontra Jabatan Kepala Desa


 BEM Nusantara Gelar FGD Terkait Pro Kontra Jabatan Kepala Desa Perbesar

Laporan : Ochan

Donya.News | Banda Aceh – FOCUS GROUP DISCUSSION (FGD) di gelar bertempat Grand Arabia dengan tema Kontoversi perpanjangan masa jabatan kepala desa. Yang di laksanakan oleh BEM Nusantara Daerah Aceh.

koordinator BEM NUSANTARA daerah Aceh, Muhamad Khalis dalam sambutannya mengatakan fungsi dan peran kepala desa sangat penting dalam penyelenggaraan pemerintahan karna memiliki ekonomi yang mengakar dan mampu melindungi, mengayomi, serta mampu memberikan solusi untuk menjawab berbagai tantangan dan polemik.

“Kami berharap, dengan adanya para narasumber yang berkompeten, dapat membuka wawasan kita bersama, sehingga lewat FGD dapat melahirkan pemikiran baru untuk pengembangan Desa”.

Sekertaris pusat BEM NUSANTARA menyampaikan dengan adanya FGD ini dapat memberikan pemahaman di kalangan mahasiswa maupun masyarakat tentang urgensi perpajangan jabatan kepala desa.

“harapan saya tidak hanya membahas tentang perpanjangan masa jabatan tetapi mengupas tuntas permasalahan yang ada di desa”

FGD ini juga menghadirkan berbagai narasumber yakni ketua PAPDESI Aceh Musthafa qasim. Pengamat politik Usman Lamreung Akademisi Eka Januar, M.Sos, Sc anggota DPRA Yahdi Hasan, S.I.Kom

Pada kesempatan tersebut Eka Januar M. Sos Sc sebagai akademisi menjelaskan perpanjangan masa jabatan kepala desa akan di sahkan, polarisasi akan terjadi namun dalam hal inilah pemimpin di tuntut kepiawaiannya dalam memimpin.

Pengamat politik Usman Lamreung dalam sebuah negara demokrasi penyampaian aspirasi sah sah saja, lahir nya undang undang desa untuk mengatur pembangunan dan perekonomian desa. Selain dari permasalah korupsi di desa yaitu tata kelola keuangan desa dan sering terjadi dana desa distribusi bantuan sosial tidak tepat sasaran.

Mustafa qasim ketua papdesi Aceh mengingat efektivitas masa jabatan kepala desa pasca Pilkades sangat lah singkat di karenakan konflik beda pilihan calon kades sehingga mampu memecah belah masyarakat yang mengakibat kan sulit nya kepala desa menjalankan program kerjanya.

Anggota DPRA Yahdi Hasan ,S.I.Kom jabatan 9 tahun kepala desa tidak akan mengurangi efektivitas dan produktivitas dalam memimpin perpanjangan masa jabatan kepala desa terkesan di politisasi mengingat sebentar lagi masuk tahun pemilu.(*)

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Prof. Mustanir buka acara Penguatan Komite Sekolah Ke-3 Tahun 2024

9 Juni 2024 - 11:19 WIB

Griya Fahmi VC Siap Hadapi 12 TM VC Samadua di Ajang Final Volly Ball Barsela Cup

31 Mei 2024 - 10:35 WIB

AWPF Dorong Pemkab Bener Meriah Lahirkan PERBUP Terkait Perlindungan Perempuan dan Anak

29 Mei 2024 - 15:28 WIB

MTsN 1 Banda Aceh Terima Kunjungan SMISTA Kula Lumpur

29 Mei 2024 - 04:26 WIB

Ketua DPD Partai Golkar Aceh H.T.M.NURLIF mendaftar ke Partai Gerindra Aceh sebagai Bacagub Aceh

27 Mei 2024 - 06:33 WIB

Usai Perpanjangan SK, Ketua KoBar-GB Abdya Langsung Sumbangi Rumah Guru Korban Kebakaran

24 Mei 2024 - 18:15 WIB

Trending di hedline