Menu

Mode Gelap

hedline · 6 Nov 2023 11:35 WIB

Koordinator FAMe Chepter Meulaboh Raih Doktor Ilmu Manajemen di USK


 Koordinator FAMe Chepter Meulaboh Raih Doktor Ilmu Manajemen di USK Perbesar

Donya News | Banda Aceh – Sebagai Koordinator FAMe Chepter Meulaboh, Dr. Mukhsinuddin, S,Ag, M.M, meraih Doktor Ilmu Manajemen pada Program Studi Doktor Ilmu Manajemen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Syiah Kuala Banda Aceh pada senin, 06/11/2023 di Darussalam Banda Aceh.

Mukhsinuddin adalah pegiat literasi Aceh Barat dan saat ini sebagai Koordinator Forum Aceh Menulis (FAMe) Chepter Meulaboh Aceh Barat dan juga sebagai Dosen STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh Provinsi Aceh.

Beliu telah menempuh kuliah Program Doktor Ilmu Manajemen di kampus Universitas Syiah Kuala Banda Aceh.

Mukhsinuddin meniti karir diawali sebagai Dosen pada kampus STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh tatkala bertugas menjadi Dosen saat STAIN Meulaboh negeri tahun 2014. Dan sejak itu telah menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang Akademik dan Kelembagaan STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh Provinsi Aceh.

Dan tahun 2018 ditunjuk sebagai Koordinator FAMe Chepter Meulaboh Aceh Barat oleh Pembina Forum Aceh Menulis Provinsi Aceh.

Dan hari ini beliu membuktikan mampu meraih gelar yang tertinggi di bidang pendidikan, dan bisa menyesaikan Program Doktor ( S3) dalam bidang Ilmu Manajemen SDM pada Universitas Syiah Kuala Banda Aceh.

Beliu dinyatakan lulus dalam ujian Promosi Doktor yang dilaksanakan di Ruang Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Syiah Kuala, pada senin (06/11/2023).

Sidang terbuka promosi Program Doktor diketuai langsung oleh wakil Rektor Universitas Syiah Kuala Prof Dr .Agussabti Abbas .M.Si. Sedangkan sebagai sekretaris adalah Prof. Dr Faisal,. M. Si, MA dan sebagai tim penguji adalah :
Prof. Dr Jasman J Makruf , M,BA, Prof . Dr. Said Musnadi, MBA, Prof, Dr H. Armiadi Musa,. MA, Prof. Dr, Hafasnuddin, MBA . Dr Muslim, MBA Dan Dr . Aliamin . SE. M.Si. Ak..

Beliu mengangkat tema Disertasi adalah “ Pengaruh Kompetensi Kinerja Karyawan dan Dampaknya pada Kinerja Organisasi Baitul Mal di Provinsi Aceh.

Ketika ditanya mengapa tertarik meneliti judul tersebut, beliu menjawab bahwa saat ini bagaimana pada dampak kinerja pegawai merupakan inti persoalan yang dapat memperbaiki pelayanan publik yang selama ini dirasakan masih bermasalah tidak hanya di Baitul Mal di seluruh Aceh tetapi juga di jajaran kampus dan lainnya.

Jadi bagaimana kinerja karyaawan sangat mempengaruhi Lembaga Organisasi dimana sebagai pelayanan publik. Dalam penelitian ini justru kompetensi skill karyawan yang menjadi aspek penting bagi pengembangan Sumber Daya Manusia pada Baitul Mal di Provinsi Aceh. Sehingga nantinnya dicari solusi dengan terlebih dahulu memahami kondisi sikap mental pegawainya dalam peningkatan kualitas diri dalam pelayanan publik.

Hal yang harus dilakukan adalah yakinkan karyawan yang bekerja untuk mengubah perilaku dengan menggunakan data, fakta, angka dan statistik, tidak dengan asumsi dan prasangka, apalagi tidak sesusi.

Kita perlu membangkitkan pengalaman positif pada karyawan yang bekerja di semua palayanan publik serta berharap untuk mengubah perilaku di tempat kerjanya lebih baik dan berkualitas, ungkap Mukhsinuddin.

Selamat kepada Dr. Mukhsinuddin, S,Ag, M.M. Semoga gelar dan ilmu yang di dapatkan berguna bagi penguatan lembaga dalam mewujudkan reformasi pada pelayanan publik nantinya,” ungkap Prof . Dr . Agussabti. Wakil Rektor Universitas Syiah Kuala Banda Aceh.”[]

Artikel ini telah dibaca 15 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Daniel Sebut Partai Nasdem Terbuka untuk Umum demi Kepentingan Masyarakat

4 Mei 2024 - 13:56 WIB

Gelar Buka Puasa Bersama MTsN Model Banda Aceh Santuni 70 Pelajar Yatim

31 Maret 2024 - 18:25 WIB

Bolehkah Ibu Hamil Berpuasa?

26 Maret 2024 - 10:17 WIB

Gelar Hypnotic Public Speaking Training HCI Aceh Bagi Trik Mengatasi Grogi Berbicara di Depan Audien

24 Maret 2024 - 08:44 WIB

Sosok T. Syahridal Mulai Dibicarakan Oleh Tokoh Ternama di Bursa Pilkada Nagan

18 Maret 2024 - 11:13 WIB

Bebas Dari Otoritas Thailand, Pemerintah Aceh Pulangkan 28 Nelayan Ke Aceh Timur

15 Maret 2024 - 08:40 WIB

Trending di hedline