Menu

Mode Gelap

hedline · 1 Nov 2023 11:49 WIB

Justru Tak Bijaksana Jika Pengesahan APBA 2024 Melalui Pergub


 Justru Tak Bijaksana Jika Pengesahan APBA 2024 Melalui Pergub Perbesar

Donya.News | Banda Aceh – Wakil Ketua Forum Komunikasi Generasi Muda Pidie (Fokusgampi) Banda Aceh, Muhammad Zaldi, S.I.P yang membidangi Hubungan Antar Lembaga dan Organisasi Kemasyarakatan, turut menanggapi beberapa usulan yang menyarankan agar Pj Gubernur Aceh mengesahkan APBA 2024 melalui mekanisme Peraturan Gubernur (Pergub).

Menurut Zaldi, pengesahan anggaran belanja Aceh melalui peraturan Gubernur bukanlah sesuatu keputusan yang tepat. Hal ini dikarenakan masih ada waktu untuk melakukan pembahasan rancangan Qanun APBA yang harus disepakati paling lambat pada tanggal 30 November 2023 yaitu satu bulan sebelum dimulainya tahun anggaran.

“Tak elok jika ada yang berpendapat dan mengusulkan agar APBA 2024 disahkan melalui Pergub, karena masih ada waktu yang cukup untuk melakukan pembahasan sampai 30 November nanti,” jelas alumni Ilmu Politik FISIP UIN Ar-Raniry ini.

Lanjutnya, sebagai generasi muda Aceh harusnya turut andil mendorong agar problematika terkait R-APBA 2024 dapat dibahas bersama-sama dan disahkan tepat waktu.

“Kita harusnya mendorong rancangan Qanun anggaran ini dapat dibahas dan diselesaikan tepat waktu, bukan malah sibuk membangun resistensi seakan-akan menyalahkan sebelah pihak. Akan sangat rugi bagi daerah jika hal ini diputuskan melalui Pergub,” lanjutnya.

Sesuai Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014, tentang Pemerintahan Daerah, khususnya yang berkaitan dengan penetapan APBD menyebutkan. Mengenai fungsi APBN dan APBD, disebutkan dalam Pasal 3 Ayat 4 UU No 17 Tahun 2003. Fungsi tersebut meliputi otorisasi, perencanaan, pengawasan, alokasi, distribusi, dan stabilisasi.

“Akan sangat baik jika semua dapat dilalui dan lakukan dengan merujuk pada mekanisme perundang-undangan. Sehingga substansi dan tujuan dari APBA tak hanya tentang anggaran, tetapi lebih dari itu agar dapat meningkatkan kesempatan kerja serta produksi, dalam upaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi untuk mensejahterakan/kemakmuran masyarakat,” jelasnya.

Ketika ditanyai terkait ketidakhadiran Pj Guberbur dalam membahas APBA beberapa kali, Zaldi mengatakan bahwa hal ini juga tidak baik bagi dinamika politik di Aceh.

“Harapannya tentu bisa hadir (saat pembahasan anggaran), agar wajah pemimpin Aceh dalam hal ini adalah Pj Gubernur juga tak terkesan arogan. Walaupun sudah ada Tim Anggaran Pemerintah Aceh (TAPA) yang dikomandoi Sekda Aceh, Pj Gubernur tetap memiliki andil untuk menstabilkan dinamika politik. Toh membangun Aceh tak bisa sendiri-sendiri,” tutupnya.

Artikel ini telah dibaca 95 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Daniel Sebut Partai Nasdem Terbuka untuk Umum demi Kepentingan Masyarakat

4 Mei 2024 - 13:56 WIB

Gelar Buka Puasa Bersama MTsN Model Banda Aceh Santuni 70 Pelajar Yatim

31 Maret 2024 - 18:25 WIB

Bolehkah Ibu Hamil Berpuasa?

26 Maret 2024 - 10:17 WIB

Gelar Hypnotic Public Speaking Training HCI Aceh Bagi Trik Mengatasi Grogi Berbicara di Depan Audien

24 Maret 2024 - 08:44 WIB

Sosok T. Syahridal Mulai Dibicarakan Oleh Tokoh Ternama di Bursa Pilkada Nagan

18 Maret 2024 - 11:13 WIB

Bebas Dari Otoritas Thailand, Pemerintah Aceh Pulangkan 28 Nelayan Ke Aceh Timur

15 Maret 2024 - 08:40 WIB

Trending di hedline