Menu

Mode Gelap

hedline · 30 Des 2023 05:33 WIB

DPD RI Apresiasi Kinerja Kapolda Aceh dalam Mengungkap Korupsi Selama tahun 2023


 DPD RI Apresiasi Kinerja Kapolda Aceh dalam Mengungkap Korupsi Selama tahun 2023 Perbesar

Laporan : Aduen Alja

Donya.News | Jakarta – Dewan Perwakilan Daerah (DPD RI) melalui Komite I DPD RI, memberikan Apresiasi kepada Polda di Indonesia khusus nya Polda Aceh yang memiliki prestasi khusus dalam penanganan kasus di tahun 2023. Demikian di sampaikan Ketua Komite I Fachrul Razi yang juga Senator asal Aceh yang memberikan apresiasi kepada Kapolda Aceh yang mana telah menetapkan 34 tersangka kasus dugaan korupsi sepanjang tahun 2023 ini dengan kasus berbeda.

“Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia melalui Komite I memberikan apresiasi terhadap kinerja beberapa Polda yang ada di Indonesia salah satunya adalah Polda Aceh, diharapkan banyak kasus korupsi yang ada di Aceh yang masih belum terungkap akan menjadi atensi DPD RI dalam melakukan pengawasan agar Polda di Aceh lebih maksimal melakukan pengusutan kasus – kasus korupsi dan melakukan penegakan hukum agar beberapa kasus korupsi yang telah beredar dimasyarakat itu bisa diselesaikan dengan cara menindak tegas melalui proses hukum,” pungkas Fachrul Razi, Jumat (29/12/2023).

Fachrul menegaskan bahwa kinerja Kapolda dj Aceh yang baru saja menjabat harus menjadi atensi nasional bahwa Kapolda beserta jajarannya bekerja dengan koordinasi yang cukup baik. “Saat rapat kerja dengan Kapolri kita akan sampaikan bahwa Polda Aceh harus menjadi atensi Mabes Polri lebih tinggi dan patut mendapatkan penghargaan yang layak,”’tegas Fachrul Razi.

Sebagai ketua Komite I DPD RI, Fachrul Razi kerap sekali mengusulkan agar kuota pendidikan bagi anggota polisi di Aceh di perbesar dan mendapat afirmasi. “Setiap tahun kami menilai dan mengawasi kinerja Polda Aceh dan beberapa Polres di Aceh, kinerja nya sangat baik dan patut mendapatkan apresiasi dan penghargaan, oleh karena itu selalu kami dari komite I meminta Kapolri agar banyak anggota polisi di Aceh yang diberikan kuota lebih banyak dalam mengikuti pendidikan di pusat,” tegas Fachrul Razi.

Sementara itu, Kapolda Aceh, Irjen Pol Achmad Kartiko menyebutkan kasus korupsi yang ditangani Ditreskrimsus sebanyak 11 kasus dan kepolisian resor sebanyak 25 kasus. “Ada 30 kasus dalam proses sidik,” sebut dia.

Kata Kartiko, total jumlah kerugian keuangan negara akibat korupsi pada tahun ini sebesar Rp 61,3 miliar. Namun paling menonjol dan mendapatkan atensi publik, ada tiga kasus diantaranya kasus beasiswa, wastafel dan Rumah Sakit (RS) Regional Aceh Tengah. (*)

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Daniel Sebut Partai Nasdem Terbuka untuk Umum demi Kepentingan Masyarakat

4 Mei 2024 - 13:56 WIB

Gelar Buka Puasa Bersama MTsN Model Banda Aceh Santuni 70 Pelajar Yatim

31 Maret 2024 - 18:25 WIB

Bolehkah Ibu Hamil Berpuasa?

26 Maret 2024 - 10:17 WIB

Gelar Hypnotic Public Speaking Training HCI Aceh Bagi Trik Mengatasi Grogi Berbicara di Depan Audien

24 Maret 2024 - 08:44 WIB

Sosok T. Syahridal Mulai Dibicarakan Oleh Tokoh Ternama di Bursa Pilkada Nagan

18 Maret 2024 - 11:13 WIB

Bebas Dari Otoritas Thailand, Pemerintah Aceh Pulangkan 28 Nelayan Ke Aceh Timur

15 Maret 2024 - 08:40 WIB

Trending di hedline